Kamis, 08 Desember 2011

TIGA

Oke oke, gue tau gue jarang banget sekarang ngeupdate di blog ini. KENAPA? Karena gue ngga bawa laptop dan sekarang gue terdampar diasrama (lagi). Jangankan blog, Facebook gue aja jarang banget gue buka /dignose.

Sekarang, apakah kalian mau nanya kenapa gue ngasi judul posting kali ini dengan judul "TIGA"? Ada apa dengan angka tiga itu sendiri? Sakralkah? Membawa keberuntungan kah? Atau mungkin sering dipakai dalam perjudian kah? Bukan!
Karena "TIGA" itu sendiri adalah:

Angka sial yang membawa keberuntungan. Nah loh bingung kan? Sabar gan, biar gue jelasin.
Coba liat sejarah sejarah keramat di Indonesia, contohnya "13". Kenapa di beberapa gedung yg mempunyai lift terkadang tidak ada lantai 13nya? Dan mengapa setiap film horror memakai angka 13 sebagai agka sakral para dukun? Entahlah, itu sudah menjadi warisan nenek moyang kita. /hmm

Padahal, angka 1 sendiri berarti angka mujur, sekaligus angka sial. Gapercaya? Coba aja liat sewaktu ulangan yg ada gilirannya, siapa yg paling sial? Absensi nomor satu bukan? Bersyukurlah, wahai orang yg abjad nama depannya Z atau nomor absensinya 20 keatas.

Sedangkan partnernya sendiri, angka 3 ngga spesial spesial amat. Bahkan "mungkin" adalah angka yg paling normal selain 2. Gapercaya lagi? Coba tanya sendiri sama pasangan yang sudah menikah dan mempunyai anak, mereka kepingin punya anak berapa atau sudah berapa anak mereka. Palingan jawaban yang didapat kalo engga 2 ya 3. Jarang banget 1, 4,5 atau yang lainnya. Terlebih kalo anaknya 13, mending kalo bapaknya jadi CEO perusahaan ternama, kalo engga? Bisa bisa bapaknya jadi jual diri, dan mamaknya menjajakan bapaknya.

Kembali ke topik kita sebelumnya, yaitu angka tiga itu sendiri. Kenapa kali ini gue ngeposting tentang angka tiga? Ini semua sebenarnya ngga ada hubungannya dengan sakral, tahayul, maupun hoki. Ini semua adalah JUMLAH KESIALAN GUE.

Tentang kesialan-kesialan apa aja, kayaknya bakal gua bahas pada postingan selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar